Selamat 21, ndylicious! Teman masa SMA yang suka banget ungu, yang makan segala hal tanpa pernah gemuk, yang gemar berfoto ala model, yang mendirikan GITC, yang baik dan perhatian, dan yang makan spaghetti pake nasi.
Ciye banget udah tua. Hihihi. – with Ayu

View on Path

Lebaran di Atambua : Refleksi Keberagaman

image

Sepanjang seperlima abad kehidupan gw, lebaran bukanlah hal yang lebih besar dari pada liburan bersama Papa. Ini karena bokap dapet libur panjang kalo lebaran. Sejauh ini, libur lebaran favorit gw adalah lebaran gw di usia 17 tahun karena untuk pertama kalinya gw pulang ke kampung halaman di Aeknauli, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Sebenernya gw pernah pulkam sih, waktu umur 8 bulan, tapi lo pikir aja gw mau inget apa coba tentang kampung gw di usia 8 bulan.
Lebaran tahun ini berbeda, sangat berbeda malah. Gw sedang mengemban tugas kampus, tinggal bersama puluhan orang yang baru gw kenal, bertemu orang-orang yang ga bisa gw ngerti omongannya dalam sekali dengar, di tanah entah berantah. Ini cerita lebaran gw di Atambua. Cerita yang membuktikan bahwa “perbedaan itu indah” bukan mitos.

Continue reading

Cover Lover

So, I’d say thank you for the music for giving it to me.

Sepenggal lirik Thank You for the Music-nya ABBA di atas gw dedikasikan untuk para penyanyi, pemusik, dan semua orang yang terlibat dalam penciptaan lagu-lagu merdu pengisi music playlist gw. Sebenernya gw baru tahu penyanyi aslinya Thank You for the Music itu barusan pas gw mau nge-post tulisan ini, ternyata ABBA toh. Hahaha. Maklum, saya tahu lagu ini dari cover-an. Bahkan masih banyak lagi lagu-lagu lain yang gw tahu dari cover-an tanpa pernah tahu siapa penyanyi aslinya. Continue reading

Kembali ke Alamnya

But everybody’s changing and i don’t feel the same.

Ini cerita dengan beragam emosi. Bisa rindu, bisa syukur, bisa bahagia, bisa juga sedih. Cuma proses hidup yang namanya “perubahan” yang bisa menciptakan beragam emosi dalam satu waktu.

Continue reading

Sindiran Orang Bijak

Raja Salomo, atau Raja Sulaiman, adalah orang yang paling berhikmat yang pernah hidup di muka bumi ini. Alkitab memuat dua kitab yang ditulis oleh Raja Salomo, Amsal dan Pengkhotbah. Dalam beberapa bulan ini, gw menyisihkan waktu untuk membaca kedua kitab ini. Apa yang gw dapet? Tawa. Tawa karena menertawakan kebodohan-kebodohan gw dinyatakan oleh si Orang Berhikmat.

Continue reading