Setelah dari SMP mendengarnya mengudara, eh ketemuu!! Imam Darto!!
#maapagaknorak – with Noldy and Yolanda at Gili Trawangan

View on Path

Kita ga boleh pose dicakep-cakepin biar lautnya kelihatan cakep, tapi entah lautnya kelihatan cakep apa ngga. – with Noldy at Setangi Hill

View on Path

Niatnya foto mau keliatan abis clubbing gitu, tapi nyatanya malah keliatan abis pengajian. Ok. Hmm. Maaf, anak rumahan. – with Alifia, Ayu, and Lusiana

View on Path

Ombak yang Mengantarmu Kembali

Minggu, 14 Juni 2015

Ketika itu, gw ikut rekreasi jemaat Timoho di Pantai Glagah Indah. Setelah games dan door prize, datanglah acara bebas yang dinanti-nanti. Gw jelas milih berenang di pantai, main ombak seperti biasa. Siang itu, gw main ombak sama 3 anak UNAI yang lagi SALE (baca : jual buku) di Jogja : Ruben, Michelle, Ricky. Dengan 4 ban pelampung yang kami sewa sebelumnya untuk menyeberang telaga, kami masing-masing asik luntang-lantung di pinggir pantai sambil nikmatin ombak. Ala ala surfer tapi pake ban item gitu, surfer versi kampung.

Semuanya indah. Segalanya damai. Ketawa-ketiwi, ngobrol sana-sini. Sampai tiba waktunya ketika kami sadar kalo kami udah terlalu jauh dari teman-teman kita yang di pinggir pantai. Ini bukan kali pertama kami sadar kalo kita mulai kebawa ombak sih. Setiap kami sadar mulai jauh, kami langsung berenang balik lagi. Tapi yang ini bener-bener titik terjauh kami dan ini yang menghentikan permainan ombak kami siang itu.

Continue reading

21st Ndy

Selamat 21, ndylicious! Teman masa SMA yang suka banget ungu, yang makan segala hal tanpa pernah gemuk, yang gemar berfoto ala model, yang mendirikan GITC, yang baik dan perhatian, dan yang makan spaghetti pake nasi.
Ciye banget udah tua. Hihihi. – with Ayu

View on Path

Lebaran di Atambua : Refleksi Keberagaman

image

Sepanjang seperlima abad kehidupan gw, lebaran bukanlah hal yang lebih besar dari pada liburan bersama Papa. Ini karena bokap dapet libur panjang kalo lebaran. Sejauh ini, libur lebaran favorit gw adalah lebaran gw di usia 17 tahun karena untuk pertama kalinya gw pulang ke kampung halaman di Aeknauli, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Sebenernya gw pernah pulkam sih, waktu umur 8 bulan, tapi lo pikir aja gw mau inget apa coba tentang kampung gw di usia 8 bulan.
Lebaran tahun ini berbeda, sangat berbeda malah. Gw sedang mengemban tugas kampus, tinggal bersama puluhan orang yang baru gw kenal, bertemu orang-orang yang ga bisa gw ngerti omongannya dalam sekali dengar, di tanah entah berantah. Ini cerita lebaran gw di Atambua. Cerita yang membuktikan bahwa “perbedaan itu indah” bukan mitos.

Continue reading

Cover Lover

So, I’d say thank you for the music for giving it to me.

Sepenggal lirik Thank You for the Music-nya ABBA di atas gw dedikasikan untuk para penyanyi, pemusik, dan semua orang yang terlibat dalam penciptaan lagu-lagu merdu pengisi music playlist gw. Sebenernya gw baru tahu penyanyi aslinya Thank You for the Music itu barusan pas gw mau nge-post tulisan ini, ternyata ABBA toh. Hahaha. Maklum, saya tahu lagu ini dari cover-an. Bahkan masih banyak lagi lagu-lagu lain yang gw tahu dari cover-an tanpa pernah tahu siapa penyanyi aslinya. Continue reading